Orders of Growth: asymptotic notations
1. big Oh O(g(n))
2. big Omega W(g(n))
3. big Theta Q(g(n))
Informally
1. O(g(n)) : the set of all functions with a smaller or same order of growth as g(n)
2. W(g(n)) : the set of all functions with a larger or same order of growth as g(n)
3. Q(g(n)) : the set of all functions that have the same order of growth as g(n)
Katakan
bencana adalah fungsi g(n), maka jalankan before step dan next step
tidak bisa lebih kecil dalam big Oh dan tidak boleh lebih dari big
tetha. Mari kita lihat contoh kasus fungsi bencana bengkulu
Sebelumnya perhatikan kasus fungsi bencana bulan maret-2007 lalu tertuang dalam siklus 2 tahun lalu yakni di artikel
Bacalah Fenomena 22
Feb 26, 2007 4:18 pm, perhatikan postingnya, jauh beberapa hari sebelum 3 bencana terjadi di bulan maret-2007. Artikle itu memuat
Bacalah 22/2/2005, jangan lupakan, Secara
tegas dapat diambil kesimpulan 22.02.2005 atau 2 tahun lalu merupakan
hari berkabung, dengan didahului, longsor, gempa meningkat, masalah
pesawat
Artinya akan ada longsor, gempa dan pesawat .... betulkah demikian ? Lihat apa yang terjadi :
- 3:3:2007 Longsor NTT tewas puluhan
- 6:3:2007 Gempa Sumbar tewas puluhan,
- 7:3:2007 Garuda Meledak dan terbakar puluhan juga tewas
TERBUKTI bahwa peringatan itu, mengapa kita dapat menulis sedemikian tepat ?
Mirip dengan fungsi matematika, maka pola bencana itu ada polanya yakni input sebelumnya dari 22-2-2007 Levina terbakar (
Selamat Jalan
Suherman ) perlu di ketahui 22-2-2007 adalah pola dari 2-2-2007 (Jakarta Lumpuh) dan pola 1-1-2007 (Adam Air Jatuh). Kita tidak perlu menuliskan panjang lebar, karena telah dibahas di sebelum-sebelumnya. Salah satunya artikel
Sekedar Mengingatkan ....
dimana memuat :
"
Ini
semua terjadi pada tanggal 22-agustus-2006, artinya perlu campur tangan
Allah dengan variabel yang kompleks untuk memunculkan pertanda bayi ini
"
Titik terakhir dari bencana itu (gempa sumbar, 6:3:3007) menjadi titik berikutnya untuk menentukan bencana yakni gempa bengkulu.
Dimulai fungsi g(n) adalah gempa sumbar 6-3-2007 lalu (
Gempa Sumbar !), kemudian kita tuliskan
Refrehsement Longsor dan Gempa tertulis bayi kembar 3 di Aceh yang cukup dan amat langka terjadi dan kesimpulan kita adalah "
Sesuatu yang besar sedang berlangsung
" dan akhirnya pada tulisan
Bacalah Tsunami Aceh, mendekati benar
Semua tulisan itu merefer pada
Sekedar Mengingatkan ....
yang berisi 3 kejadian kematian dan 3 kejadian kehidupan
Ketika kami baca headline JP edisi
Kamis, 01 Mar 2007,
Mukjizat Korban Tsunami yang
bercerita ttg kehilangan anak tiga dan dapat 3 kembar, maka terbersit
dalam hati 'kebanyakan manusia akan memikirkan dan seide dengan artikel
koran itu, namun bagi kami itu adalah peringatan sebagaimana kami
pernah sampaikan tahun 2006 lalu" (baca Refrehsement Longsor dan Gempa
)"Terdapat
3 kejadian 'kematian' dan terdapat 3 kehidupan, setelah itulah terjadi
dengan Aceh" itulah yang dapat kami baca, sehingga di artikel Fenomena 22 yang mencengankan
tertulis 3 kejadian kematian dan kesemuanya telah tertulis secara urut kejadian itu yakni Benarkah apa yang kita tulis diatas itu ?
Perhatikan berita sirini Tsunami Aceh yang berbunyi sendiri (baca
Gempa 4,7 SR Kembali Guncang Banda Aceh ) tertulis
Dalam sehari itu, tiga dari enam alarm peringatan tsunami dini di Banda Aceh
dan Aceh Besar berbunyi, yakni lokasi Desa Jahu sekitar pukul 10.30
WIB, menyusul sirine lokasi pesisir Ulele sekitar pukul 13.00 WIB dan
terakhir alarm sirine Lhoknga sekitar pukul 15.35 WIB.
Artinya 3 bunyi sirine Aceh bunyi dan 3 yang mati, kembali TERBUKTI dan lihat terjadinya 6/6/2007 (sudah bisa dilukiskan mengapa 6/6/2007). Berikutnya dari artikel diatas menyebutkan setelah itu terjadilah mirip Aceh atau bencana besar bengkulu itu
Perhatikan gempa bengkulu itu terjadinya, lihat dengan titik akhir dari gempa sumbar 6:3:2007, tambahkan nilai kembar aceh tadi, berapa nilainya 6+6,3+6,2007 dapatlah 12-9-2007 , benarkah ?
TEPAT 12/09/2007 merupakan next step selanjutnya dari
Bacalah Tsunami Aceh, mendekati benar
, mengapa harus bengkulu ?
Perhatikan artikel di milis ini:
Artinya kembali yang kembar mengingatkan lagi, tidak sia-sia peringatan waspada terhadap yang KEMBAR yang selalu kami tulis-tulis-tulis ..... tanpa henti dan lelah [
Waspadai petunjuk bayi lahir aneh !
posting Aug 22, 2006 2:39 pm]
bigOmega : sama atau tidak lebih dari 12-9-2007
bigtetha : gempa bengkulu itu sendiri 12-9-2007
bigO : tidak kurang dari 4-4-2007
TERBUKTI gempa bengkulu dengan WASPADA yang Kembar
Ahhhhh .... itu dibuat-buat, ilmu gatuk-gatukan ..... baiklah kita buktikan lagi dan perlu catatatan adalah ketepatan itu semua adalah karena (doa) ijin dari pemilik bentuk dasar yakni Allah yang Maha Perkasa.
Pertama anggap bencana adalah simbol O dan bukan bencana adalah | , dan kita susun bencana gempa situbondo dan gempa bengkulu :
Kita dapat susun O|O, apakah itu ? Salah satu trade mark milis ini
------
Baiklah kita susun lagi Kasih sayang Allah dalam pertanda bencana gempa ini :
Kelanjutan artikel
Di balik terbakarnya pasar turi Surabaya yang memuat penantian tgl mirip Aceh yakni 26 dari sebelumnya artikel
Sudah saatnya Pelajaran BerikutNyaKenyataan penantantian itu hanyalah dua kejadian besar di artikel
Di balik terbakarnya pasar turi Surabaya posting Agustus-2007 yakni :
Tepat yang dinantikan tgl 26-juli-2006 terdapat dua kejadian yang
dilihat dan dibaca oleh seluruh orang indonesia dan di beritakan secara
luas oleh semua media :
Ya... saat ini belum ada korban jiwa .... namun setelah itu .... tanggal kembar lagi 9/9/2007 yakni
Pasar Turi Kembali Terbakar
... Adalah aneh pasar turi terbakar kembali tepat di tanggal yang kembar itu, seakan memberikan warning tentang penantian sebelumnya atau akan hadirnya O|O lagi atau 2 bencana dengan 11 jedanya.
Perhatikan lagi masalah ledakan .... yang entalah dibalik acaknya timbul suatu keteraturan
Aneh BMG meledak , siapa yang mengatur ?
tertuang dalam artikel
Ledakan Siklus Sebelas
dimana salah satunya
Ledakan Hebat Guncang Desa SBY
Bahkan sebelum kejadian ledakan-demi ledakan berhamburan antara lain :
dst banyak ledakan yang berulang-ulang selain kkrn memang musim mercon, namun kembali ke
Ledakan
Siklus Sebelas PErhatikan lagi masalah jepang .... yang kasus korupsinya mirip dengan RI
PM Jepang Shinzo Abe Mundur Rabu, 12 September 2007 | 13:49 WIB
PM Jepang Shinzo Abe
MundurAkhir itu semua kita tuliskan
Telah dekat saatnya ...
dan sekali lagi terposting Sep 10, 2007 6:38 am atau Dua Hari menjelang Bencana.... sebuah 'kebetulan' pula.
Lihat pula artikel yang hampir-hampir putus atas untuk melanjutkan visi yang tertuang pada artikel
Visi yang jelas : sebuah asa dari pencarian tuhan
Sep 11, 2007 10:51 am . Sebuah ujung keputus-asaan, namun di jawab oleh Allah yang Maha Agung dengan bencana itu (
Gempa 7,9 SR Mengguncang Bengkulu ). Simbol-simbol penyiaran yang memberi kabar
Seorang Pekerja Pembuat Tower RCTI di Surabaya Tewas yang pernah terjadi sebelumnya di artikel
Pola-pola aneh bermunculan
Apr 24, 2007 11:16 am berikut ulasannya
Menunggu Jawaban
Dari keanehan-keanehan itu, maka wajar artikel IPDN (Ini Peringatan DariNya)
semakin menenemukan bentuknya dan artikel Sesuatu yang besar sedang berlangsung
benar-benar ada
Kemudian pola-pola aneh itu diterjemahkan dalam bahasa
Gempa Yogya 26-April-2007 : Sebuah Fraktal yang semakin terbentuk
.Artinya 26-April-2007 dengan 26-Juli-2007 adalah satu rangkaian kejadian dimana 3 bulan berikutnya sesuai dengan artikel
Pola-pola aneh bermunculan
Apr 24, 2007 11:16 am. Nilai angka 3 ini di dapatkan dari artikel tsb yakni
Tower Ambruk sebenarnya kejadian biasa saja karena pas lagi hujan,
namun menjadi luar biasa aneh karena merangkai dengan tambahan
Death of Mask , kalau 3 Mhs, 3 Pol, 3 ustad dan 3 mobil, maka seklai lagi diperlihatkan 3 KA bermasalah
Dan dari 26-juli-2007 adalah pasar turi terbakar
Di balik terbakarnya pasar turi Surabaya
sebagai suatu titik perhatian dari artikel
Sudah saatnya Pelajaran BerikutNya dan terbakar lagi saat kembar 9/9/2007
Pasar Turi Kembali TerbakarDengan demikian lengkap sudah :
Semua menyudut pada bentuk bencana yang jelas dan kembar dan berulang
fenomena kembar :4:4:2007 -> Bengkulu
gempa 5.9 posting
Apr 4, 2007 6:38 am. Mengapa terbakarnya pasar itu se-irama ... perhatikan sekali lagi sebelum gempa sumbar 6:3:2007 kemarin, adalah jelas baca ulang artikel pola-pola aneh diatas, berikut cuplikannya
Tower yang tumbang
Sesuatu yang tinggi yakni tower ambruk, bagaikan petunjuk gempa sumbar 6:3:2007 lalu atau 6 hari menjelang gempa sumbar yakni
Senin lalu
sebuah tower di depok ambruk dan inilah gong pola aneh, karena sebelumnya Presiden kita-pun meresmikan tower rumah susun
Tower ini cukup siginfikan setara dengan apa yang diresmikan oleh Bpk Sby
Kamis, 5 April 2007, 14:02:03 WIB, Dengan
mengucapkan "Bismillahirrohmanirrohim" dan menekan tombol sirine,
Presiden SBY, didampingi oleh Wapres JK, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso,
dan Menneg Perumahan Rakyat M. Yusuf Asyari meresmikan Pembangunan 1000 Tower Rusun
Sederhana yang akan dilakukan di sepuluh kota metropolitan di Indonesia.
Di-ulanginya peringatan-peringatan itu, dengan tiada lelah, namun kebanyakan menyangkal telah diberi peringatan ......Akhirnya terjawab sudah di ujung keputus-asaan .....akan visi itu agar meneruskan kisah-kisah yang dilupakan manusia bahwa mereka telah diperingatkan, namun mereka sibuk dengan atributnya