Header image  
Mon Sep 17, 2007 9:20 am  
line decor
  HOME  ::  
line decor
   

 

Membaca Bentuk Dasar

Tulisan ini adalah kelanjutan dari Membaca bentuk dasar   Dimana di asumsikan bahwa bentuk dasar lewat divide & conquerer dan model perulangan adalah dua fondasi untuk menemukan before-step dan next step dlam batas range tertentu.
Istilah dalam notasi adalah :


Orders of Growth: asymptotic notations
1.        big Oh   O(g(n))
2.        big Omega W(g(n))
3.        big Theta  Q(g(n))

Informally
1. O(g(n)) :  the set of all functions with a smaller or same order          of growth as g(n)
2. W(g(n)) :  the set of all functions with a larger or same order              of growth as g(n)
3. Q(g(n)) :  the set of all functions that have the same order of             growth as g(n)

Katakan bencana adalah fungsi g(n), maka jalankan before step dan next step tidak bisa lebih kecil dalam big Oh dan tidak boleh lebih dari big tetha. Mari kita lihat contoh kasus fungsi bencana bengkulu

Sebelumnya perhatikan kasus fungsi bencana bulan maret-2007 lalu tertuang dalam siklus 2 tahun lalu yakni di artikel  Bacalah Fenomena 22  Feb 26, 2007 4:18 pm, perhatikan postingnya, jauh beberapa hari sebelum 3 bencana terjadi di bulan maret-2007. Artikle itu memuat

Bacalah 22/2/2005, jangan lupakan, Secara tegas dapat diambil kesimpulan 22.02.2005 atau 2 tahun lalu merupakan hari berkabung, dengan didahului, longsor, gempa meningkat, masalah pesawat

Artinya akan ada longsor, gempa dan pesawat .... betulkah demikian ? Lihat apa yang terjadi :
  • 3:3:2007 Longsor NTT tewas puluhan
  • 6:3:2007 Gempa Sumbar tewas puluhan,
  • 7:3:2007 Garuda Meledak dan terbakar puluhan juga tewas
TERBUKTI bahwa peringatan itu, mengapa  kita dapat  menulis sedemikian tepat ? 

Mirip dengan fungsi matematika, maka pola bencana itu ada polanya yakni input sebelumnya dari 22-2-2007 Levina terbakar ( Selamat Jalan  Suherman ) perlu di ketahui 22-2-2007 adalah pola dari 2-2-2007 (Jakarta Lumpuh) dan pola 1-1-2007 (Adam Air Jatuh). Kita tidak perlu menuliskan panjang lebar, karena telah dibahas di sebelum-sebelumnya. Salah satunya artikel Sekedar Mengingatkan .... dimana memuat :

" Ini semua terjadi pada tanggal 22-agustus-2006, artinya perlu campur tangan Allah dengan variabel yang kompleks untuk memunculkan pertanda bayi ini "


Titik terakhir dari bencana itu (gempa sumbar, 6:3:3007) menjadi titik berikutnya untuk menentukan bencana yakni gempa bengkulu.

Dimulai fungsi g(n) adalah gempa sumbar 6-3-2007 lalu (
Gempa Sumbar !), kemudian kita tuliskan Refrehsement Longsor dan Gempa  tertulis bayi kembar 3 di Aceh yang cukup dan amat langka terjadi dan kesimpulan kita adalah "Sesuatu yang besar sedang berlangsung
" dan akhirnya pada tulisan Bacalah Tsunami Aceh, mendekati benar

Semua tulisan itu merefer pada  Sekedar Mengingatkan ....  yang berisi 3 kejadian kematian dan 3 kejadian kehidupan

Ketika kami baca headline JP edisi Kamis, 01 Mar 2007, Mukjizat Korban Tsunami  yang bercerita ttg kehilangan anak tiga dan dapat 3 kembar, maka terbersit dalam hati 'kebanyakan manusia akan memikirkan dan seide dengan artikel koran itu, namun bagi kami itu adalah peringatan sebagaimana kami pernah sampaikan tahun 2006 lalu" (baca Refrehsement Longsor dan Gempa )

"Terdapat 3 kejadian 'kematian' dan terdapat 3 kehidupan, setelah itulah terjadi dengan Aceh" itulah yang dapat kami baca, sehingga di artikel Fenomena 22 yang mencengankan tertulis 3 kejadian kematian dan kesemuanya telah tertulis secara urut kejadian itu yakni

Benarkah apa yang kita tulis diatas itu ?

Perhatikan berita sirini Tsunami Aceh yang berbunyi sendiri (baca Gempa 4,7 SR Kembali Guncang Banda Aceh ) tertulis

Dalam sehari itu, tiga dari enam alarm peringatan tsunami dini di Banda Aceh dan Aceh Besar berbunyi, yakni lokasi Desa Jahu sekitar pukul 10.30 WIB, menyusul sirine lokasi pesisir Ulele sekitar pukul 13.00 WIB dan terakhir alarm sirine Lhoknga sekitar pukul 15.35 WIB.

Artinya 3 bunyi sirine Aceh bunyi dan 3 yang mati, kembali TERBUKTI dan lihat terjadinya 6/6/2007 (sudah bisa dilukiskan mengapa 6/6/2007). Berikutnya dari artikel diatas menyebutkan setelah itu terjadilah mirip Aceh atau bencana besar bengkulu itu

Perhatikan gempa bengkulu itu terjadinya, lihat dengan titik akhir dari gempa sumbar 6:3:2007, tambahkan nilai kembar aceh tadi, berapa nilainya 6+6,3+6,2007 dapatlah 12-9-2007 , benarkah ?
TEPAT 12/09/2007 merupakan next step selanjutnya dari Bacalah Tsunami Aceh, mendekati benar , mengapa harus bengkulu ?
Perhatikan artikel di milis ini:
Artinya kembali yang kembar mengingatkan lagi, tidak sia-sia peringatan  waspada terhadap yang KEMBAR yang selalu kami tulis-tulis-tulis ..... tanpa henti dan lelah [ Waspadai petunjuk bayi lahir aneh ! posting Aug 22, 2006  2:39 pm]

bigOmega               : sama atau tidak lebih dari 12-9-2007
bigtetha                  : gempa bengkulu itu sendiri 12-9-2007
bigO                       : tidak kurang dari 4-4-2007

TERBUKTI gempa bengkulu dengan WASPADA yang Kembar

Ahhhhh .... itu dibuat-buat, ilmu gatuk-gatukan ..... baiklah  kita buktikan lagi dan perlu catatatan adalah ketepatan itu semua adalah karena (doa) ijin dari pemilik bentuk dasar yakni Allah yang Maha Perkasa.

Pertama anggap bencana adalah simbol O dan bukan bencana adalah | , dan kita susun bencana gempa situbondo dan gempa bengkulu :
Kita dapat susun O|O, apakah itu ? Salah satu trade mark milis ini
------
Baiklah kita susun lagi Kasih sayang Allah dalam pertanda bencana gempa ini :
Kelanjutan artikel  Di balik terbakarnya pasar turi Surabaya  yang memuat penantian tgl mirip Aceh yakni 26 dari sebelumnya artikel Sudah saatnya Pelajaran BerikutNya

Kenyataan penantantian itu hanyalah dua kejadian besar di artikel Di balik terbakarnya pasar turi Surabaya  posting Agustus-2007 yakni :
Tepat yang dinantikan tgl 26-juli-2006 terdapat dua kejadian yang dilihat dan dibaca oleh seluruh orang indonesia dan di beritakan secara luas oleh semua media :
Itulah dua kejadian atas pertanyaan Sudah saatnya Pelajaran BerikutNya . Mengapa tidak ada korban jiwa atau seperti Aceh misalnya ?
 
Ya... saat ini belum ada korban jiwa .... namun setelah itu .... tanggal kembar lagi 9/9/2007 yakni Pasar Turi Kembali Terbakar ... Adalah aneh pasar turi terbakar kembali tepat di tanggal yang kembar itu, seakan memberikan warning tentang penantian sebelumnya atau akan hadirnya O|O lagi atau 2 bencana dengan 11 jedanya.

Perhatikan lagi masalah ledakan .... yang entalah dibalik acaknya timbul suatu keteraturan Aneh BMG meledak , siapa yang mengatur ?  tertuang dalam artikel  Ledakan Siklus Sebelas  dimana salah satunya Ledakan Hebat Guncang Desa SBY

Bahkan sebelum kejadian ledakan-demi ledakan berhamburan antara lain :
dst banyak ledakan yang berulang-ulang selain kkrn memang musim mercon, namun kembali ke Ledakan Siklus Sebelas

PErhatikan lagi masalah jepang .... yang kasus korupsinya mirip dengan RI PM Jepang Shinzo Abe Mundur Rabu, 12 September 2007 | 13:49 WIB  PM Jepang Shinzo Abe Mundur

Akhir itu semua kita tuliskan Telah dekat saatnya ...  dan sekali lagi terposting Sep 10, 2007 6:38 am atau Dua Hari menjelang Bencana.... sebuah  'kebetulan' pula.

Lihat pula artikel yang hampir-hampir putus atas  untuk melanjutkan visi yang tertuang  pada artikel  Visi yang jelas : sebuah asa dari pencarian tuhan Sep 11, 2007 10:51 am . Sebuah ujung keputus-asaan, namun di jawab oleh Allah yang Maha Agung dengan bencana itu ( Gempa 7,9 SR Mengguncang Bengkulu ). Simbol-simbol penyiaran yang memberi kabar Seorang Pekerja Pembuat Tower RCTI di Surabaya Tewas yang pernah terjadi sebelumnya di artikel Pola-pola aneh bermunculan Apr 24, 2007 11:16 am berikut ulasannya

Menunggu Jawaban
Dari keanehan-keanehan itu, maka wajar  artikel  IPDN (Ini Peringatan DariNya) semakin menenemukan bentuknya dan artikel Sesuatu yang besar sedang berlangsung benar-benar ada


Kemudian pola-pola aneh itu diterjemahkan dalam bahasa Gempa Yogya 26-April-2007 : Sebuah Fraktal yang semakin terbentuk .Artinya 26-April-2007 dengan 26-Juli-2007 adalah satu rangkaian kejadian dimana 3 bulan berikutnya sesuai dengan artikel Pola-pola aneh bermunculan Apr 24, 2007 11:16 am. Nilai angka 3 ini di dapatkan dari artikel tsb yakni

Tower Ambruk sebenarnya kejadian biasa saja karena pas lagi hujan, namun menjadi luar biasa aneh karena merangkai dengan tambahan Death of Mask  , kalau 3 Mhs, 3 Pol, 3 ustad dan 3 mobil, maka seklai lagi diperlihatkan 3 KA bermasalah

Dan dari 26-juli-2007 adalah pasar turi terbakar  Di balik terbakarnya pasar turi Surabaya sebagai suatu titik perhatian dari artikel Sudah saatnya Pelajaran BerikutNya dan terbakar lagi saat kembar 9/9/2007 Pasar Turi Kembali Terbakar

Dengan demikian lengkap sudah :
Semua menyudut pada bentuk bencana yang jelas dan kembar dan berulang fenomena kembar :4:4:2007 -> Bengkulu gempa 5.9 posting  Apr 4, 2007 6:38 am. Mengapa terbakarnya pasar  itu se-irama ... perhatikan sekali lagi sebelum gempa sumbar 6:3:2007 kemarin, adalah jelas baca ulang artikel pola-pola aneh diatas, berikut cuplikannya

Tower yang tumbang
Sesuatu yang tinggi yakni tower ambruk, bagaikan petunjuk gempa sumbar 6:3:2007 lalu atau 6 hari menjelang gempa sumbar yakni
Senin lalu sebuah tower di depok ambruk dan inilah gong pola aneh, karena sebelumnya Presiden kita-pun meresmikan tower rumah susun
Tower ini cukup siginfikan setara dengan apa yang diresmikan oleh Bpk Sby

Kamis, 5 April 2007, 14:02:03 WIB, Dengan mengucapkan "Bismillahirrohmanirrohim" dan menekan tombol sirine, Presiden SBY, didampingi oleh Wapres JK, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, dan Menneg Perumahan Rakyat M. Yusuf Asyari meresmikan Pembangunan 1000 Tower Rusun Sederhana yang akan dilakukan di sepuluh kota metropolitan di Indonesia.

Di-ulanginya peringatan-peringatan itu, dengan tiada lelah, namun kebanyakan menyangkal telah diberi peringatan ......Akhirnya terjawab sudah di ujung keputus-asaan .....akan visi itu agar meneruskan kisah-kisah yang dilupakan manusia bahwa mereka telah diperingatkan, namun mereka sibuk dengan atributnya